Siapkan Ujian Kompetensi Nasional Bidan Dengan Teknik Mengajar Hipnoteaching

Kualitas dosen menjadi salah satu persoalan yang penting di lingkungan Kampus. Kemampuan seorang dosen dapat mempengaruhi tinggi maupun rendahnya kualitas Pendidikan di Indonesa. Di masa Pandemi virus corona yang masih merebak pada tahun 2021 tidak menyurutkan semangat dari dosen dan tenga kependidikan akademi kebidanan untuk melakukan pengembangan diri. Melalui Kegiatan pelatihan dari Lembaga AR Learning Center dengan Tema Certified Professional Hypno-Teaching (C.PHT) bersama Coach Sasha Zakia, A.Md., S.Pd yang dilakukan selama 2 hari yaitu Pada Kamis, 21 Oktober 2021 pukul 20.00 WITA – 22.00 WITA dan Jum’at, 22 Oktober 2021 pukul 20.00 WITA – 22.00 WITA melalui zoom Cloud meeting. Tenaga kependidikan Akademi Kebidanan Konawe atas nama ST Nurrahmah, S.ST melakukan kegiatan tersebut.

Dalam pelatihan tersebut dijelaskan bahwa Hipnoteaching merupakan seni berkomunikasi dalam mengajar dengan jalan memberikan sugesti positif agar para siswa atau anak didik menjadi lebih cerdas.

Hipnoteaching sebaiknya segera dilaksanakan di Kampus akbid konawe dalam rangka mempersiapkan mahasiswa kebidanan dalam Ujian Kompetensi Nasional Bidan sehingga dapat mengoptimalkan belajar para mahasiswa,  meningkatkan motivasi mahasiswa menjadi lebih tinggi, sehingga mempunyai rasa senang mengikuti proses pembelajaran terlebih dalam mencari solusi pemecahan masalah-masalah kebidanan yang biasa terjadi di lapangan

Beberapa manfaat atau kelebihan hipnoteaching diantaranya :

  1. membantu dosen atau tenaga kependidikan untuk lebih berinteraksi dengan baik kepada mahasiswa.
  2. Proses pembelajaran menjadi lebih dinamis.
  3. Mahasiswa dapat dengan mudah menguasai materi.
  4. Mahasiswa lebih dapat melakukan pembelajaran atau mata kuliah dengan senang hati.
  5. Mahasiswa akan lebih berkonsentrasi penuh terhadap materi perkuliahan yang diberikan

Dengan Teknik hipnoteaching Meskipun materi Ujian Kompetensi yang dihadapi sulit, pikiran bawah sadar peserta didik akan menangkap materi yang di sampaikan dosen menjadi hal yang mudah karena ada rasa nyaman dari peserta didik dengan suasana pembelajaran yang berlangsung.